Puskesmas Ampenan Jl. Saleh Sungkar No. 4 Kelurahan Dayan Peken - Ampenan , Kota Mataram 83511

081529294572

Ayo Imunisasi

"Salam Imunisasi dasar lengkap"

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap suatu penyakit sehingga bila suatu saat terpajan dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau hanya mengalami sakit ringan. Penyakit tersebut dikenal sebagai Penyakit-penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).


Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi atau PD3I merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dan bakteri. Untuk penyakit yang disebabkan oleh virus yaitu Cacar, Campak, Polio, Hepatitis B, Hepatitis A, Influenza, Haemophilus. Sementara, penyakit yang disebabkan oleh bakteri, misalnya Pertusis, Difteri, Tetanus, Tuberkulosis.

Terdapat beberapa PD3I antara lain hepatitis B, tuberkulosis, polio, difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, campak, rubela, pneumonia (radang paru), meningitis, kanker leher rahim yang disebabkan oleh infeksi Human Papilloma Virus (HPV), ensefalitis (radang otak) akibat infeksi virus Japanese Encephalitis (JE), dan diare yang disebabkan oleh infeksi Rotavirus.

Bagaimana keamanan vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional?

Vaksin yang digunakan dalam program imunisasi nasional sudah diakui oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM). Vaksin-vaksin ini aman dan efektif untuk mencegah kesakitan, kecacatan dan kematian karena PD3I. Demam ringan, ruam merah, bengkak ringan dan nyeri di tempat suntikan setelah imunisasi adalah reaksi normal yang akan menghilang dalam 2-3 hari. Kejadian ikutan pasca imunisasi yang serius sangat jarang terjadi. (Sumber: Website Kemenkes)

Siapa Saja Sasaran Imunisasi ?

Bayi & Balita

Imunisasi dasar harus diberikan pada bayi usia 0-11 bulan. Untuk mempertahankan perlindungan terhadap penyakit

Anak-anak usia sekolah

imunisasi lanjutan harus diberikan pada anak usia kurang dari 2 tahun (baduta) dan anak usia sekolah dasar/madrasah/sederajat melalui program Bulan Imunisasi Anak Usia Sekolah (BIAS)

Kelompok Khusus

aksinasi PCV direkomendasikan bagi anak-anak dengan kondisi medis tertentu, seperti talasemia atau penyakit jantung bawaan, karena lebih rentan terhadap infeksi pneumokokus. 

 

Penyakit yang Dapat Dicegah dengan PD3I

Apa yang dimaksud Penyakit Polio?
Penyakit saraf yang menyebabkan kelumpuhan disebabkan oleh virus Polio. 

Gejala polio adalah lumpuh pada anggota gerak yang sifatnya layu (lemas), terjadi mendadak, kadang disertai demam.



Bagaimana cara penularan penyakit Polio?
Penularan polio melalui tinja atau air yang tercemar tinja yang mengandung virus polio.

Komplikasi yang terjadi adalah lumpuh permanen, serta kematian jika kelumpuhan mengenai saraf pernafasan.

Laporkan ke Bidan Desa/Puskesmas/Petugas Kesehatan terdekat: jika ada anak umur di bawah 15 tahun dengan gejala lumpuh layu (lemas) yang terjadi secara mendadak.




Bagaimana mencegah Penyakit Polio?
- Imunisasi Polio (tetes dan suntik) lengkap sesuai jadwal pada bayi
- Cuci tangan pakai sabun dan bilas dengan air bersih
- Stop BAB sembarangan

"Polio hanya dapat dicecah dengan imunisasi, polio adalah penyakit menular dan sangat berbahaya polio dapat menyebabkan kelumpuhan seumur hidup dan kematian"

Penyakit Polio adalah penyakit menular yang menyebabkan kelumpuhan seumur hidup dan kematian. Pencegahan penyakit Polio yang paling efektif adalah dengan pemberian Imunisasi Polio lengkap pada anak-anak sesuai jadwal yang direkomendasikan.

"Dua dosis imunisasi Polio suntik (IPV) dan empat dosis imunisasi polio tetes (OPV) memberikan perlindungan optimal terhadap Polio."

Alasan Pemberian Imunisasi IPV2

Pengenalan imunisasi IPV2 merupakan tahapan mempertahankan INDONESIA BEBAS POLIO dan mewujudkan ERADIKASI POLIO GLOBAL tahun 2026. Penambahan IPV dosis kedua akan meningkatkan perlindungan terhadap semua virus polio termasuk Virus Polio tipe 2.

Penyakit Polio adalah penyakit sangat menular yang menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Penyakit Polio tidak ada obatnya. Tapi dapat dicegah dengan imunisasi polio yang diberikan melalui tetes dan suntik.

Imunisasi Polio Tetes diberikan pada usia 1,2,3 dan 4. Khusus pada usia 4 bulan bayi diberikan juga vaksin Polio Suntik. Imunisasi Polio Suntik, adalah pemberian imunisasi dengan vaksin IPV (Inactivated Polio Vaccine) guna melengkapi perlindungan yang didapat dari vaksin polio tetes.

Imunisasi Polio Suntik pada usia 4 bulan diberikan bersamaan dengan imunisasi DPT-HB-Hib. Imunisasi Polio Suntik diberikan di paha kiri dan imunisasi DPT-HB-Hib di paha kanan serta harus menggunakan alat suntik yang berbeda. Pemberian dua suntikan imunisasi bersamaan ini aman, hemat dan bermanfaat. Jadi paket imunisasi dasar lengkap baru, termasuk Imunisasi Polio Suntik, melindungi anak Anda dari penyakit, kecacatan dan kematian secara lebih efektif.

Sasaran dan Jadwal

1. Bayi usia 4 bulan : Imunisasi IPV1
2. Bayi usia 9 bulan : Imunisasi IPV2

Teknik Pemberian Imunisasi

1. Skrinning
2. Ambil dosis 0.5 mL
3. Berikan IM Paha Anterolateral
4. Masukan jarum suntik ke safety box dan “No recapping”

Tabel Jadwal Imunisasi Polio

USIAJENIS IMUNISASI
1 bulan imunisasi polio tetes (OPV 1)
2 bulan imunisasi polio tetes (OPV 2)
3 bulan imunisasi polio tetes (OPV 3)
4 bulanimunisasi polio tetes (OPV 4) dan polio suntik (IPV1)

Apa yang dimaksud penyakit Campak-Rubela?

Penyakit Campak Rubela merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus Campak dan Rubela. Cara penularanya melalui percikan ludah penderita pada saat batuk, bersin dan bicara.


Apa Gejala Penyakit Campak Rubela?

Demam dan bintik kemerahan. Komplikasi apabila tidak segera ditangani pada penyakit campak adalah : diare, radang paru, radang otak, kebutaan, gizi buruk, bahkan kematian. Komplikasi pada penyakit rubela jika mengenai ibu hamil dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir mati dan kecacatan pada bayi yang dilahirkan, kelainan jantung, kelainan mata, ketulian, dan keterlambatan tumbuh kembang.

Bagaimana mencegah Campak-Rubela?

  • Imunisasi Campak-Rubela sesuai jadwal pada usia 9 bulan dan 18 bulan serta usia sekolah kelas 1 SO/sederajat
  • Makan makanan bergizi
  • Pemberian vitamin A pada anak dengan gejala Campak Rubela
  • Jauhkan Penderita dari Ibu Hamil
  • Penyakit Tetanus Neonatorum


Apa itu Tetanus Neonatarum

Tetanus Neonatorum adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang mengenai bayi baru lahir. tali pusat yang tidak bersih. Cara penularannya melalui proses persalinan, pemotongan dan perawatan, tali pusat yang tidak bersih.

Bagaimana gejala Penyakit Tetanus Neonatorum?

  • Kesulitan menyusu/minum
  • Mulut mencucu
  • Kejang
  • Kaku

Bagaimana mencegah Tetanus Neonatorum

  • Melakukan persalinan di fasilitas kesehatan
  • Merawat tali pusat dengan bersih sesuai arahan petugas kesehatan
  • Memeriksakan bayi baru lahir ke fasilitas kesehatan sesuai jadwal
  • Mendapatkan imunisasi BDPT-HB-Hib pada bayi dan bawah dua tahun, imunisasi Dt dan Td pada anak usia sekolah dasar / sederajat dan imunisasi Td bayi wanita usia subur (berdasarkan penapisan)
Apa itu Pertusis?

Pertusis (batuk 100 hari) atau batuk rejan adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Cara penularannya melalui percikan ludah saat batuk, bersin dan bicara.




Bagaimana gejala Penyakit Pertusis?

Batuk yang keras secara terus menerus, diawali tarikan napas panjang lewat mulut seperti bunyi melengking dan terkadang disertai muntah setelah batuk. Jika tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi: sesak nafas, perdarahan pada mata, malnutrisi




Bagaimana mencegah Penyakit Pertusis?

  • Imunisasi DPT-HB-Hib lengkap sesuai jadwal pada bayi dana anak usia bawah dua tahun
  • Lakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarakminum obat antibiotik sesuai arahan petugas kesehatan (puskemas/RS harus sampai habis)
  • melengkapi imunisasi
  • pengambilan swab tenggorokan sesuai arahan petugas
Apa itu Difteri?

Difteri adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Difteri yang dapat menyerang semua usia dan mengakibatkan sesak nafas bahkan kematian. Cara penularannya melalui percikan ludah saat batuk, bersin, dan bicara, serta penggunaan alat makan minum bersama.

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Difteri ?

Imunisasi DPT-HB-Hib lengkap sesuai jadwal pada bayi dan anak usia bawah dua tahun, imunisasi DT dan Td pada anak usia sekolah dasar, imunisasiTd pada wanita usia subur (berdasarkan penapisan).




Apabila gejala Penyakit Difteri ? 

Segera lapor bila menemukan seseorang yang memiliki gejala:
  • nyeri menelan
  • demam/tanpa demam
  • terlihat selaput putih dalam tenggorokan
  • leher bengkak
jika masyarakat berkontak dengan penderita difteri maka diwajibkan untuk:
  • minum obat antibiotik sesuai arahan petugas kesehatan (puskemas/RS harus sampai habis)
  • melengkapi imunisasi
  • pengambilan swab tenggorokan sesuai arahan petugas

LaYANAN Kami

Proggram Layanan Imunisasi Puskesmas Ampenan

Layanan Imunisasi Puskesmas Ampenan 2025 

BIAS

Program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) di Puskesmas Ampenan adalah program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan imunisasi pada anak-anak usia sekolah dasar dan sederajatProgram ini bertujuan untuk melindungi anak-anak dari penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti Campak, Rubella, Difteri, Tetanus, dan HPV

MANDALIKA SIP

MISTAR ANDALAN IMUNISASI KITA , Sebagai Stategi  Informasi yang KomprehenSIP Merupakan layana inovasi Puskesmas Ampenan dalam meningkatkan Cakupan Imunisasi Rutin Lengkap di Puskesmas Ampenan. MANDALIKA SIP merupakan Media Kit Puskesmas dan Kader.

Dapatkan Informasi terkait Mistar MANDALIKA SIP Pada Petugas Layanan dan Kesehatan di Wilayah anda.

Giat Imunisasi Warga Ampenan

Gallery Foto Imunisasi Warga Ampenan

Media Sosialisasi

Unduh Media Sosialiasi Layanan Imunisasi Puskesmas Ampenan

Mengapa Imunisasi Penting?


  • Melindungi diri dan keluarga dari penyakit berbahaya
  • Membantu menciptakan kekebalan kelompok (herd immunity)
  • Mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan masyarakat sehat

JADWAL PELAYANAN 

JADWAL IMUNISASI

Dapatkan Informasi Layanan Imunisasi Terbaru pada Petugas Kesehatan dan Kader di Wilayah Anda, dan Bergabung di Grup Whatsapp Imunisasi Puskesmas Ampenan. 

Whatsapp Group

Gabung Ke Grup Whatsapp Layanan Imunisasi Puskesmas Ampenan

Hubungi Kami 

Silahkan Isi Form dibawah atau Scan QR Code WA Grup layanan Imunisasi Puskesmas Ampenan

Mitra Kami

Mitra CSR Kami

Kami membuka pintu bagi perusahaan dan organisasi yang ingin berkontribusi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dampak nyata dan berkelanjutan. Melalui kemitraan ini, kita bisa menghadirkan perubahan positif untuk masyarakat dan lingkungan. 

Mitra Kami :
PT. Pertamina Intregated Terminal Ampenan
Blue Bird Group Ampenan
SUN - Indofood Nutrifood

Layanan Kemitraan

Hubungi kami melalui WhatsApp, email, atau isi formulir di bawah ini. Kami akan segera menghubungi Anda untuk informasi lebih lanjut.